Kondisi ini juga berimbas pada pedagang di pasar tradisional. Dengan daya beli masyarakat yang melemah, volume penjualan mereka ikut menurun.
Meski begitu, sebagian pedagang tetap berusaha menyediakan cabai rawit, meskipun stok yang tersedia lebih terbatas dibandingkan hari-hari biasa.
Merespons situasi tersebut, Ibnu menegaskan, bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan harga dan berkoordinasi dengan distributor serta pemasok untuk menjaga kestabilan pasokan cabai rawit di pasaran.
"Kami akan berusaha memastikan ketersediaan pasokan agar harga bisa kembali normal. Jika diperlukan, kami juga akan mencari alternatif pasokan dari daerah lain agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," tandasnya.