Dalam konteks lokal, wartawan Nolesa ini berharap, HPN 2025 dapat menjadi pemacu bagi wartawan di Sumenep untuk semakin aktif dalam mengawal kebijakan pemerintah serta menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemangku kebijakan.

Pers harus tetap kritis, tetapi juga konstruktif. Kita ingin menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Sumenep, tanpa kehilangan independensi sebagai kontrol sosial,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh insan pers di Sumenep untuk memanfaatkan momentum HPN 2025 sebagai ajang konsolidasi dan penguatan organisasi wartawan.

“Persatuan antarjurnalis sangat penting agar kita bisa saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia pers,” tambahnya.