Lahan tersebut tidak hanya digunakan untuk menanam tanaman pangan, tetapi juga komoditas lainnya seperti tembakau, kelapa, dan cabai jawa.
Chainur juga menyebutkan, bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sebuah perusahaan yang siap membeli jagung hasil pertanian petani setempat. "Untuk padi dan beras, kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Bulog," tambahnya.
Pihaknya juga mengajak semua pihak, terutama petani, untuk mendukung tercapainya swasembada pangan demi ketahanan pangan yang lebih baik.
Menghadapi musim tanam, petani padi di Sumenep telah melaksanakan penanaman secara menyeluruh, bahkan sudah mencapai 128% dari target yang ditetapkan untuk tahun 2025.