Ia juga menambahkan, bahwa konsep pameran ini terinspirasi oleh tradisi masa lalu, di mana puisi sering kali dihiasi dengan ilustrasi atau sketsa.
“Dulu, puisi selalu memiliki pendamping berupa sketsa atau ilustrasi. Kami ingin membangkitkan kembali tradisi ini untuk menciptakan suasana berkesenian yang lebih erat. Jika kebersamaan ini hidup, literasi pasti akan berkembang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Oces berharap, karya sketsa yang dipamerkan dapat memicu inspirasi baru dalam penciptaan puisi.
Acara Independen Berbasis Komunitas
Meski melibatkan banyak pihak, acara ini digelar secara mandiri tanpa dukungan lembaga besar seperti Dewan Kesenian Sumenep (DKS).