Peristiwa kebakaran ini bukan kali pertama terjadi. Beberapa tahun lalu, warga juga mengalami kesulitan saat menghadapi kebakaran kecil yang sulit dipadamkan karena terbatasnya fasilitas dan tenaga pemadam kebakaran.

"Kami pernah mengalami kebakaran di malam hari dan harus menunggu tim pemadam dari Sumenep. Sementara itu, api terus membakar rumah kami. Kami sangat membutuhkan pos pemadam kebakaran di sini," ungkap Maman, salah satu warga yang juga turut berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, seperti ember.

Warga setempat kini sangat berharap agar pemerintah daerah segera menanggapi kebutuhan mendesak ini.

Kehadiran pos pemadam kebakaran dinilai penting, tidak hanya untuk mengatasi kebakaran akibat sambaran petir seperti yang baru saja terjadi, tetapi juga untuk meningkatkan keselamatan dan mengurangi kerugian yang disebabkan oleh kebakaran yang semakin sering terjadi.

"Ini bukan hanya masalah rumah saya, tetapi juga menyangkut keselamatan semua warga di sini. Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini," tegas Didit.***