"Kami berharap bahwa pembangunan listrik di Kepulauan Masalembu bisa segera terwujud, mengingat warga sangat membutuhkan akses listrik yang memadai," ujar wakil rakyat asli Pulau Masalembu Dapil VIII ini.
Selain itu, pihaknya juga menyampaikan, pentingnya kolaborasi yang solid antara pihak PT PLN (Persero) dan para pemangku kebijakan di wilayah tersebut.
Sinergi ini, kata politikus Partai NasDem itu lebih lanjut, diperlukan untuk mengatasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi dalam proses pembangunan di lapangan.
Sementara itu, Manajer UP3 Madura PT PLN (Persero), Fahmi Fahresi menjelaskan, bahwa untuk Pulau Masalembu, yang mencakup dua desa dengan jumlah penduduk terbesar yakni Masalima dan Sukajeruk, tahapan pembebasan lahan akan dilanjutkan pada tahun depan.