Namun, proses ini sering kali menghadapi tantangan seperti perbedaan format laporan, keterlambatan, dan kesalahan perhitungan yang menyebabkan penundaan pengumpulan laporan.

"Kami sering mengalami keterlambatan dan kesalahan format dalam laporan, yang menyulitkan proses evaluasi kinerja," kata Arif dalam keterangannya, Jumat (13/9) malam.

Menanggapi masalah ini, Sumenep" class="inline-tag-link">Bappeda Sumenep mengembangkan aplikasi SIMPEL untuk menyusun laporan kinerja triwulan secara sistematis.

Keunggulan SIMPEL termasuk kemampuan untuk mempercepat penyusunan laporan, memastikan konsistensi data dengan format yang ditentukan, serta integrasi dengan aplikasi SIMELARAFIKA untuk mengelola anggaran.