Semetara untuk personel Paskibra, pihaknya mengungkapkan, apabila tahun ini dinas yang dipimpinnya itu tengah menghendel secara teknis.

"Untuk anggaran sendiri, Paskibraka masuk di kita. Tahun sebelumnya kan dilaksanakan oleh Disbudporapar, tapi saat ini dihendel oleh Bakesbangpol," akuinya.

Untuk anggaran Paskibraka, pihaknya menyebutkan kurang lebih Rp500 juta. Anggaran ini meliputi semua keperluan para personel selama menempuh tahapan mulai dari seleksi hingga tampil.

"Untuk apa saja penggunaannya, ya banyak. Dari mulai baju, mamin, kesehatan, hingga diklat Paskibraka. Kemudian, untuk tahun depan kita adakan karantina bagi anggota Paskibraka demi menghindari adanya sesuatu yang tidak diinginkan," pungkasnya.

Sekedar informasi, prosesi pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan dengan sukses oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang terdiri dari siswa-siswi terbaik tingkat SMA se-Kabupaten Sumenep.