"Oh nggak, itu informasi keliru. Kita bilang kepada para murid, bahwa sekolah punya meja lipat. Tapi misal mereka juga punya, ya dibawa nggak apa-apa," kata Asnawi saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, Sabtu (3/8).
Pihaknya menjelaskan, bahwa untuk sementara waktu berdasarkan pentunjuk sekolah" class="inline-tag-link">komite sekolah, jika para murid ditampung di rumah warga. Tujuannya, agar proses KBM tetap berjalan dengan baik.
"Sambil lalu kami melakukan lobi kepada salah satu lembaga kosong di (Madrasah An-Nawawi, red) yang ada di dekat sekolah agar dapat dipakai sementara untuk KBM, selama sekolah" class="inline-tag-link">renovasi sekolah ini berlangsung," kata Asnawi.
Dia bilang, jika nantinya mendapatkan restu dari pihak yayasan, maka para murid sementara waktu akan dipindah ke tempat tersebut.