Uniknya, MPLS di SDN Romben Rana sedikit berbeda dari sekolah lainnya. Pada hari keempat, kegiatan MPLS diisi oleh orangtua atau wali murid yang mengenalkan kearifan lokal dengan mengajarkan cara membuat anyaman ketupat dari daun kelapa.

"Kegiatan MPLS di sekolah ini sangat seru pokoknya, karena orangtua wali siswa juga dilibatkan untuk mengisi MPLS," tambah Tomi Kristiyanto, salah satu guru teladan SDN Romben Rana.

Menurut Tomi, bukan hanya murid yang belajar membuat ketupat, para guru juga ikut tertarik untuk belajar.

"Yang membedakan di kegiatan ini, guru juga ikut nimbrung belajar membuat ketupat ke wali siswa, ini kan momen yang langka," ucapnya.