SUMENEP, Madurapost - Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, merencanakan pembangunan 128 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk masyarakat miskin pada tahun 2024.

Program ini merupakan atensi Sumenep" class="inline-tag-link">Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, untuk menekan angka kemiskinan di kabupaten tersebut.

Bupati Fauzi menunjukkan perhatian langsung terhadap program ini ketika mengunjungi nenek Hotipah di Desa Guluk-Guluk.

Nenek Hotipah, yang hidup dalam kondisi miskin ekstrem, menerima bantuan berupa rumah layak huni.

Sebelumnya, rumahnya yang terbuat dari anyaman bambu dan banyak bocor dianggap tidak layak untuk dihuni.