Benjolan tersebut ternyata semakin membesar dan terasa sakit terus menerus, sehingga ia mulai gelisah namun tetap tidak memeriksakan kondisinya ke Puskesmas.
Bahkan, ia juga takut memberitahu orang lain. Namun, karena terus merasakan sakit dan benjolan tersebut mengeluarkan darah, ia memberanikan diri untuk memberitahu suaminya, Saini.
"Karena kondisinya terus membesar dan terasa sakit, akhirnya saya cerita ke suami dan mengajaknya untuk diperiksa ke Puskesmas," katanya.
Setelah memeriksakan diri ke Puskesmas Ganding, Rusmatun langsung diberi rujukan untuk segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.