Damiri juga menambahkan, bahwa dalam pertemuan tersebut, strategi Hosni untuk mempertahankan jabatannya dengan menekan Ketua DPC agar menandatangani dokumen kosong dianggap tidak etis dan mencurigakan.
"Semua DPC dari seluruh kabupaten Sumenep bersatu dalam tekad agar Moh. Hosni mundur demi menjaga kehormatan dan integritas Partai NasDem," tuturnya.
Di sisi lain, Ketua DPC NasDem Gayam, Encung, memberikan tanggapan yang berbeda.
Menurutnya, mosi tidak percaya yang muncul di publik disebabkan oleh kesalahpahaman antar ketua DPC.
Encung menegaskan bahwa Partai NasDem di Sumenep sebenarnya dalam keadaan baik-baik saja.