"Khusus tahun ini, untuk iuran setiap bulannya akan langsung dipotong dari dana hibah tersebut, dan pada tahun berikutnya guru ngaji bisa meneruskan sendiri," jelas dia.
"Murah kok hanya 6 ribu sekian tidak nyampek 7 ribu rupiah tiap bulan," timpalnya lebih lanjut.
Diketahui sebelumnya, pada tahun 2024 ini, sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep menganggarkan Rp2,4 miliar untuk menjamin kesejahteraan guru ngaji.
"Setiap guru ngaji akan menerima bantuan sebesar Rp1,2 juta, dan pada tahun ini yang akan menerima bantuan hibah tersebut sebanyak 2.000 guru ngaji yang tersebar di daratan dan kepulauan," paparnya.