"Kan bisa ke Bappeda, tidak harus ke dinas pendidikan. Coba tulis soal SMA yang di Kalianget itu," kata Kabid Informasi dan Komunikasi Sumenep" class="inline-tag-link">Diskominfo Sumenep, Irwan Sujatmiko, saat ditemui wartawan di kantornya belum lama ini.
Bahkan, pria yang akrab disapa Miko ini mengklaim bahwa penugasan yang diberikan pada pewarta adalah idenya, bukan konsep milik Dinas Pendidikan Sumenep.
"Itu di kami, karya dan ide kami, bukan dinas pendidikan," tegas Miko.
Bukti lain, tidak hanya terjadi saat berkolaborasi bersama dinas pendidikan, program pentahelix dengan Disbudporapar juga dinilai amburadul.
Hal ini dibuktikan dengan sejumlah kegiatan atau event yang sudah berlangsung. Misalnya saja, Festival Jaran Serek yang banyak kecaman dari beberapa pihak termasuk DPRD Sumenep.