"Baik pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa untuk lebih aktif mendata masyarakatnya yang memang layak untuk dibantu, agar hal ini tidak terjadi lagi," kat Mustangin menegaskan.
Dia pun berkomitmen akan terus berupaya untuk menuntaskan kemiskinan di Kota Sumenep secara bertahap.
"Prioritas kami yakni untuk menuntaskan kemiskinan sesuai dengan visi misi Bupati Sumenep," katanya.
Dikabarkan sebelumnya, Ibu Hotipah, warga Dusun Brakas Dajah, Desa Guluk-guluk, Kecamatan Guluk-guluk, hidup serba kekurangan dan tinggal di gubuk reyot.
Bahkan selama hidupnya tidak mendapatkan bantuan sosial apapun dari pemerintah desa, kabupaten maupun pusat.***