SUMENEP, MaduraPost - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi, menjadi sorotan akibat menghindar saat hendak diwawancarai terkait penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2024.

Anggaran sebesar Rp1 miliar yang dialokasikan untuk Satpol PP Sumenep tersebut menimbulkan pertanyaan dari berbagai pihak mengenai peruntukannya.

Kepala Satpol PP Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi terlihat "ngumpet" atau menghindar dari wartawan yang ingin mengetahui rincian penggunaan anggaran tersebut.

Kejadian ini terjadi ketika para jurnalis mencoba meminta klarifikasi dan penjelasan mengenai rencana penggunaan DBHCHT, yang seharusnya digunakan untuk program-program yang berkaitan dengan pengawasan dan penegakan hukum terkait cukai tembakau.

"Pak Kasat sedang capek karena baru pulang dari acara Pramuka," cetus salah satu petugas di kantor setempat, Rabu (14/8) siang.