”Dengan demikian, arus lalu lintas di Sumenep dapat berjalan lancar,” kata Tayyib dalam keterangannya, Minggu (14/4).

"Nominal anggarannya memang cukup besar. Namun, hal tersebut sangat wajar karena suku cadang yang akan dibeli cukup banyak. Misalnya kabel, adaptor, lampu, dan lainnya,” sambungnya.

Pihaknya menjelaskan, apabila terdapat traffic light yang rusak dan tidak segera diperbaiki, maka hal itu akan berakibat fatal.

"Bahkan, berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas," ucap Tayyib.***