Istilah lain yang lebih keren dan sering disebut oleh kaula muda adalah ngabuburit. Istilah ini serapan dari bahasa Sunda.
Sementara di lingkungan warga Madura, istilah yang sepadan dengan ngabuburit adalah 'Nyare Malem'.
'Nyare Malem' secara harfiah bisa diartikan mencari malam, atau kegiatan warga Madura yang digunakan untuk menunggu malam atau waktu magrib sebagai tanda keharusan untuk berbuka.
Dalam sebuah opini yang ditulis oleh Politikus PDI Perjuangan, MH. Said Abdullah di media cetak Jawa Pos, edisi Maret 2023, dikatakan bahwa saat sore menjelang magrib adalah waktu yang cukup rentan menghadapi masa jemu.
Sore hari saat Ramadhan, bagi umumnya warga desa di Madura yang rata-rata sebagai petani dan nelayan, merupakan waktu luang.