Sementara itu, Ketua Gabungan Kelompok Tani Desa (Gapoktandes) Tengedan, Mohammad Niwa mengatakan, bahwa traktor merek Izeki dengan nomor rangka NT 548102148 dan nomor mesin 029201 sudah berada di luar daerah Madura.
"Caleg ini bilang tenang terus saat KWT Ar-Raudah ditegur dari dinas (DKPP Sumenep, red), kalau taksiran harga traktornya itu Rp400 juta. Bukan yang kecil tapi yang besar," kata Niwa menjelaskan.
Pihaknya membeberkan, bahwa Caleg dari Partai Hanura tersebut tidak pernah melakukan komunikasi dengan KWT Ar-Raudah mengenai traktor itu.
"Caleg ini menjual traktor bantuan dari pemerintah tidak pernah berembuk sama sekali dengan KWT Ar-Raudah. Sepeserpun KWT Ar-Raudah tidak pernah menerima uang dari hasil penjualannya. Bukan dari kami yang menjual bantuan tersebut," kata dia mengungkapkan.