SUMENEP, MaduraPost - Kematian bayi baru lahir di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, usai diambil sampel darahnya hingga saat ini masih menjadi tanda tanya besar bagi kelurga korban. Jumat, 8 Desember 2023.
Pasalnya, keluarga korban merasa heran dengan sikap pihak Puskesmas Batang-batang yang tidak mau mengakui bahwa kematian bayi baru lahir itu diduga terjadi atas keteledoran tenaga medis di Puskesmas tersebut.
Hal ini disampaikan oleh paman korban, Moh. Anwar. Menurutnya, almarhum keponakannya itu meninggal dunia pasca di ambil sampel darahnya di bagian tumit lalu mengalami lebam.
Kasus ini terjadi diakhir bulan November kemarin. Bahkan, masyarakat Desa Tamedung, Kecamatan Batang-batang sudah menggelar aksi demonstrasi ke Puskesmas setempat, dilanjutkan ke dinas terkait.
Hanya saja, usaha ini seolah sia-sia. Sebab, Puskesmas Batang-batang dan dinas terkait mengklaim bahwa kematian bayi baru lahir itu bukan karena diambil sampel darahnya, melainkan karena ada penyakit lain.