Lebih rinci, Iksan menceritakan perjalanan program Santri Interprenuer yang dimulai sejak tahun 2022 itu.

"Pertama, soal peserta yang diketahui adalah alumni santri. Pada tahun 2022, saat ia baru menjabat sebagai Kepala sumenep" class="inline-tag-link">Disbudporapar Sumenep, proses pelaksanaan program Santri Interprenuer dipasrahkan penuh kepada pondok pesantren untuk merekrut peserta," cerita Iksan.

"Kami 100 persen percaya atas pelaksanaan tersebut," kata dia lebih lanjut.

Kemudian, pada tahun 2023, pihaknya mencoba melakukan sejumlah perbaikan atas adanya informasi peserta program Santri Interprenuer adalah alumni santri.

"Kami minta untuk peserta adalah (mereka santri, red) yang aktif. Bukan santri yang sudah keluar atau alumni,"