SUMENEP, MaduraPost - Dalam aksi demontrasi yang digelar mahasiswa di Kantor Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, saat menyoal program Santri Interprenuer menghasilkan sejumlah asumsi dan temuan. Selasa, 31 Oktober 2023.
Mereka menemukan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan program Santri Interprenuer tersebut.
Salah satunya tentang para peserta yang usut punya usut adalah alumni santri bukan malah santri aktif di pondok pesantren.
Sebab itu, mahasiswa meminta dengan tegas sumenep" class="inline-tag-link">Disbudporapar Sumenep segera melakukan evaluasi terkait program itu.
"Seharusnya, ada keberlanjutan dari program Santri Interprenuer itu. Sehingga, masih ada pemberdayaan bagi santri dan menyuplai perekenomian Sumenep," kata Koordinator Lapangan (Korlap) aksi Pusat Antensi Kebijakan (Pusaka), Noris Sabit pada media, Selasa (31/10) pagi.