"Kami sangat berterima kasih kepada pelanggan setia kami, karena kepercayaan dan kesetiaan mereka telah membuat kami mampu melebarkan sayap usaha kami dengan terus mengembangkan jasa kami ke berbagai area di Indonesia dan bertekad untuk terus menyediakan layanan lengkap jasa keamanan yang berkualitas," tulisnya lebih lanjut.
Sayangnya, nama perusahan tersebut kini seolah tercoreng atas perbuatan oknum tak bertanggungjawab.
Sebab, oknum yang mengedepankan kepentingan itu telah meraup banyak keuntungan dari proses rekrutmen untuk menjadi petugas keamanan atau satpam.
LN menceritakan, rekrutmen untuk menjadi tenaga keamanan alias satpam di perusahaan tersebut begitu sulit dan mahal.
Mengapa tidak, untuk mendaftar menjadi satpam saja, harus membayar uang masuk sebesar Rp3 juta.