Tuntutan-tuntutan ini merupakan tugas-tugas yang baru bagi seorang guru yang diserahi tugas tambahan kepala sekolah,” tegas Agus.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Ketenagaan Sumenep" class="inline-tag-link">Disdik Sumenep, Akhmad Fairusi juga menuturkan, bahwa peserta pelatihan itu merupakan guru penggerak angkatan 5 sebanyak 31 guru dan angkatan 7 berjumlah 44 guru.
“Sebenarnya total jumlah dari dua angkatan itu 75 guru. Tapi, 5 guru sudah diangkat menjadi kepala sekolah. Sehingga hanya tersisa 70 guru yang ikut pelatihan peningkatan kompetensi kepemimpinan sekolah,” kata Fairusi memaparkan.
Dia mengungkapkan, pelatihan ini sifatnya tidak wajib karena hanya pembekalan atau penambahan ilmu manajerial dan supervisi sebagai bekal nanti ketika di angkat menjadi kepala sekolah.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan sistem In-On-In yakni In selama 4 hari, 3 hari berlangsung pada tanggal 5 sampai 7 Oktober 2023.