"Di Indonesia kita ada diurutan 72 dari 78 negara tingkat literasinya sangat-sangat rendah. Kemudian, kita pilih di Madura, mulai dari latar belakang ekonomi dan lainnya," kata Iis memaparkan.

Respon baik pun disambut baik Kepala Desa (Kades) Bungbungan, Subenang. Dia mengatakan, bahwa program Rumah Baca ini pastinya akan berguna bagi warganya nanti.

"Ini menjadi dampak besar bagi seluruh warga desa di sini, Alhamdulillah," kata Subenang penuh syukur.

Menurutnya, dengan adanya Rumah Baca tersebut akan lebih menambah pengetahuan dan wawasan yang lebih tinggi untuk masyarakat setempat.

"Kami para perangkat desa sangat mendukung dengan adanya Rumah Baca ini. Kami pun juga akan mengajak seluruh masyarakat agar gemar membaca, terutama bagi anak usia sekolah," ucapnya.