Dirinya hanya menyangka, bahwa data siswa-siswinya sudah sesuai dengan data penerima PIP lainnya, alias mereka masih berstatus sebagai siswa-siswi di SMPN 1 Manding.
"Ya ini faktor aktivasi yang menjadi kendala. Ya namanya manusia, kami juga tidak menyangka kalau terakhirnya di tanggal 31 Juli 2023. Dikira, anak-anak ini sudah menerima di tahun-tahun sebelumnya," kata Jayat.
"Kami tidak menyangka aja, bahwa ini yang menerima baru. Sehingga tidak usah aktivasi rekening. Tapi ternyata, ya namanya manusia gitu,"timpalnya.
Pihaknya mengatakan, untuk penerima yang tercatat dan masih aktif sebagai siswa-siswi di SMPN 1 Manding tentu tetap mendapatkan dana PIP.