“Pemerintah daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus melakukan pengembangan program SiKapal, seperti alat pendeteksi atau Automation Identification System (AIS) yang terpasang di perahu atau kapal,” kata Bupati Fauzi menerangkan.

Sementara itu, Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Diskominfo Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya mengungkapkan, saat ini alat deteksi atau AIS yang terpasang di perahu berjumlah 20 buah, namun 1 peralatan telah hilang ketika salah satu perahu atau kapal mengalami kecelakaan beberapa waktu lalu.

Yang jelas, untuk menambah alat pendeteksi itu pihaknya mengatakan, bahwa sudah bekerja sama dengan pemerintahan desa supaya mengalokasikan dana, untuk pembeliannya melalui Dana Desa (DD), sehingga masyarakat yang memiliki perahu atau kapal di setiap desa memiliki peralatan itu.

“Kami koordinasikan dengan instansi terkait, agar kepala desa yang warganya mempunyai perahu atau kapal untuk dibelikan AIS, karena Diskominfo anggarannya terbatas untuk pengadaan AIS,” jelas Ferdiansyah.