Sebab itu, pihaknya merasa trauma atas kejadian yang telah menimpa dirinya tersebut. Pihaknya hanya bisa berharap agar bisa bertemu kembali dengan juru parkir yang telah membuat memar wajahnya itu.
Hal tersebut diakuinya agar bisa diselesaikan secara baik-baik atau dengan bentuk kekeluargaan. Wasil juga tak menampik, kemungkinan si juru parkir hanya refleks melakukan pemukulan sebab tengah lelah dengan pekerjaannya.
"Mungkin si juru parkir ini sedang capek sehingga spontan memukul saya," ucap Wasil.
Meski begitu, Wasil juga mengingatkan, apabila tak ada iktikad baik dari juru parkir di acara Turnamen Volly Dandim Cup tersebut, maka ia akan menyeret persolan ini ke ranah hukum dengan laporan adanya tindakan kekerasan atau pemukulan yang dialami dirinya.