Namun demikian, pelaksanaan vaksinasi tidak akan berhenti sampai disini, karena Lapas Pemuda Madiun akan kembali lakukan vaksinasi dosis 2 dan vaksinasi lanjutan (booster) untuk meningkatkan kekebalan imun WBP.

Vaksinasi Covid-19 untuk warga binaan akan terus berlanjut seiring dengan datangnya narapidana baru. Maka dari itu, setiap WBP akan kita pastikan dulu, sudah disuntik vaksin atau belum,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kasi Rachmad menyebutkan ada beberapa warga binaan yang belum bisa disuntik vaksin karena masalah Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak sesuai dengan tanggal lahir. Juga ada beberapa WBP yang NIK-nya sudah digunakan oleh orang lain padahal belum menerima vaksin.