Menurutnya, Disdik Sumenep harus segera mengambil sikap dengan cara turun langsung ke bawah untuk memastikan benar atau tidaknya isu tersebut.
"Dugaan praktik jual beli jabatan itu santer dibicarakan dikalangan masyarakat. Kalau memang mau bekerja dan menjaga marwah pendidikan, ya harus segera disikapi. Namun, jika tidak mau, tunggu laporan saja sampai benar-benar hancur dunia pendidikan," kata Hayat menegaskan.
Sementara itu, Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra mengaku belum mendengar isu tersebut. Bahkan, dugaan tersebut belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Selama saya menjabat belum ada kejadian seperti itu," kata Agus mengungkapk.