Beberapa menit aksi berselang, mahasiswa hampir ricuh dengan aparat. Pasalnya, kawat berduri yang menhalangi mahasiswa menjadi penyebabnya.
Korlap Aksi, Nur Hayat mengatakan, Kepala Disdik Sumenep yang baru minim pengalaman dan kualitas pendidikannya diragukan.
Terbukti, saat ditanya ada berapa jumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sumenep, dirinya tak bisa menjawab.
"Maka dari itu kita datang kesini mumpung masih awal, kami mempertanyakan komitmen dan keseriusan menjawab persoalan pendidikan di kabupaten Sumenep. Ternyata tadi tidak bisa menjawab," kata Hayat, pada sejumlah media, Selasa (11/1).