Ketiga, dampak pandemi Covid-19 pariwisata di Sumenep ini sempat mati suri. Iksan menerangkan, akan memulai promosi dan pengembangan pariwisata.

Keempat, tentang kebudayaan. Pihaknya mengaku akan mengekspor budaya Sumenep agar betul-betul tertata seperti sebelum adanya pandemi.

"Jadi sejarah di Kabupaten Sumenep ini betul-betul harus diungkapkan untuk dunia luar," kata Iksan lebih lanjut.

Untuk saat ini pihaknya masih akan mempelajari beberapa hal tentang dinas yang akan dipimpinnya tersebut.