"Ojo" karena nang dukure saluran iki bersih ga dibenakno, kudune RT, RW, LPMK, Pemerintah kudu mberseni seng "ngisore saluran", (jangan karena diatasnya saluran ini bersih gak perbaiki, RT, RW, LPMK, Pemerintah harusnya membersihkan yang dibawah saluran, dan warga bisa melakukan kerja bakti sehingga tidak banjir," tegasnya.
"Kalau tadi yang kita lihat, salurannya berhenti semua. Jadi sampah yang kita bersihkan bersama tadi menghambat aliran air," tandas dia.
Sebelumnya, pada 1 November lalu Pemkot Surabaya sudah melakukan perbaikan untuk mengatasi banjir dengan pengerukan di sungai-sungai yang rawan banjir. Tetapi saat ini, kerja bakti yang dilakukan oleh pemerintah dan Surabaya" class="inline-tag-link">warga Surabaya difokuskan pada pembersihan saluran di kampung hingga di pinggir jalan raya.
Tindakan ini diambil untuk mengurangi genangan air yang terjadi di lingkungan Kota Pahlawan.