"Sampai ada apa-apa pada keluarga saya, saya bunuh kamu, ngerti,"

KASATPOL PP SUMENEP AKUI JIKA UCAPANNYA ITU KHILAF

Beredarnya audio suara dirinya, Purwo mengakui jika hal tersebut diucapkannya tanpa sengaja alias khilaf.

Menurutnya, tidak ada alasan lain. Sebab hal itu adalah sikap gertakan mengingatkan saja. Apalagi, kata Purwo, hal itu menyangkut keselamatan keluarganya.

"Kebetulan kemarin anak saya apes, tapi sudah wes diklarifikasi. Sudah tak panggil orangnya. Ini hanya masalah intern sopir saya, nggak ada tujuan lain, cuma gertakan mengingatkan," kata dia, saat dikonfirmasi MaduraPost baru-baru ini.