"Kami mengajak masyarakat dapat mendukung program vaksinasi itu agar pandemi ini segera menghilang dan pertumbuhan ekonomi kembali normal," tutur Amri memungkasi.

Ditempat yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Sampang (PWS) Abdus Salam menyatakan, dampak hoax tidak hanya terjadi di kota-kota besar dimana infrastruktur informasi sudah mapan.

Dampak hoax, kata dia, juga bisa melanda masyarakat terpencil. Meski intensitas sebaran hoax dinilai lebih rendah, dengan minimnya sumber informasi yang valid sering membuat masyarakat terbawa arus informasi yang belum tentu benar terutama melalui sosial media.

"Saat ini media sosial hampir semua orang punya, tidak hanya di kota saja yang di perkampungan pun juga punya, minimal Facebook pasti dia punya. Nah lewat cara ini lah hoax bisa masuk," ucap Abdus.

Menurut Abdus, pihaknya berinisiatif untuk membantu pemerintah melalui upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar menghindari Hoax, ujaran kebencian dan perpecahan bangsa. Sebab dari hoax bisa menyebabkan perseteruan bahkan hingga peperangan sekalipun.