Sementara itu, kepala Disdik Provinsi Jatim, Wahid Wahyudi mengatakan, MOU ini penting dilakukan untuk melancarkan program Jatim Cerdas dalam menciptakan siswa yang tangguh dan siap menghadapi dunia kerja.
“Ini terobosan luar biasa yang dilakukan SMK 2 Pamekasan untuk mengasah kompotensi siswa. Terutama sudah sesuai dengan jaman 4.0 yang serba digital,” katanya.
Selain itu, pak wahid akrab disapa juga menekankan tiga misi SMK kedepannya. Tiga misi tersebut sebagai pedoman dan motivasi untuk para guru dan sekolah.
“Kedepannya SMK harus mampu mengantarkan siswa berkompetensi, mampu mencetak siswa sebagai juragan dan pimpinan perusahaan,” pungkasnya.