Meski demikian, Jamal memilih diam tanpa melakukan memprotes. Takut dikemudian hari, haknya terancam diputus dan dicoret sebagai nasabah, sehingga tak lagi mendapatkan pinjaman.

Disinggung soal teknis dan jumlah uang modal pinjaman, Jamal mengungkapkan bervariasi. Akan tetapi bagi nasabah baru Rp2 juta. Lunas tahap pertama pinjaman, bisa dilanjut ke tahap dua jadi Rp3 juta, dan seterusnya.

Sementara tagihannya per minggu Rp50 ribu, bagi nasabah modal pinjaman Rp2 juta. Semantara modal pinjaman senilai Rp3 juta, per minggu Rp75 ribu. Selama setahun, modal pinjaman tersebut diwajibkan lunas.

"Tahap pertama punya keluarga kami sudah lunas. Tinggal melanjut ke tahap dua, hanya sampai sekarang masih belum cair. Tidak tahu apa yang menjadi hambatan," tambahnya.