PAMEKASAN, Madurapost.id - Pandemi virus corona belum pulih dipermukaan publik. Banyak aktivitas perekonomian masyarakat tergerus. Ditambah dengan berbagai macam tagihan iuran dan cicilan.

Hal tersebut persis dialami para nasabah PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) di Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Selama corona, mereka tidak pernah mendapatkan penangguhan berupa penundaan tagihan. Akibatnya, mereka terpaksa membayar walau dalam kondisi ngos-ngosan tercekik ekonomi.

"Walau corona, kami tidak pernah merasa ada penundaan tagihan. Tiap minggu, kelompok kami tetap rutin membayar tagihan," kata Jamaludin suami Rahsatun sebagai bagian penanggung jawab kelompok para nasabah PNM di Desa Dempo Barat, Jumat (18/9/20).

Menurutnya, penangguhan tagihan hanya dirasakan sekali menjelang hari raya idul fitri. Padahal, selama wabah corona, pihaknya tidak sedikit mendapat kabar, jika banyak perusahaan bank memberikan penangguhan tagihan kepada nasabah.

"Kalau bank lain kan memang ditangguhkan. Artinya sama-sama memperhatikan ekonomi rakyat kecil," ujarnya.