Memasuki umur 6 tahun, Abdul Karim oleh bapaknya di sekolahkan di SDN Sokobanah Laok I yang jaraknya sekitar -+ 6 kilo meter dari Kecamatan Sokobanah dan 4 kilo meter dari rumahnya yang ditempuh dengan berjalan kaki. Disitulah dia menimba ilmu formal untuk kali pertama.
Tamat Sekolah Dasar (SD) 2005, iapun melanjutkan ke jenjang sekolah yang setingkat diatasnya, yaitu SMP swasta tepatnya SMP Al Iman yang berada di Dusun Lansalebar Laok Desa Bira Timur yang berjarak sekitar 4 kilo meter dari rumahnya.
Lulus dari Sekolah Menengah Pertama (SMP), Abdul Karim yang kala itu berusia 16 tahun sempat tidak ingin meneruskan sekolah ke SMA, karena ia tidak ingin membebani orang tuanya yang hanya menjadi seorang petani. Namun karena semangat dan dorongan yang kuat dari bapaknya dia dengan mantap melanjutkan ke Sekolah Negeri tepatnya Sekolah Menengah Atas (SMAN I) Waru yang berada di Kabupaten Pamekasan.
"Sempat tidak ingin melanjutkan ke SMA sih mas, namun karena tekad yang kuat dan dorongan dari orang tua pada akhirnya saya melanjutkan ke SMA," tuturnya kepada MaduraPost. Rabu (09/08/2020).