Amir berharap agar pemerintah kabupaten Pamekasan memperhatikan nasib para petani tembakau, karena selama dua tahun Bupati Baddrut Tamam memimpin kabupaten Pamekasan, Harga tembakau selalu murah.

Begitu juga yang disampaikan Holis, Warga desa Bindang Kecamatan Pasean, Dirinya menyebut bahwa harapan petani tembakau tahun ini kandas. Karena BEP yang ditentukan pemerintah hanya sekedar kamuflase dan jauh dari fakta.

"Saya harap Pamekasan" class="inline-tag-link">Bupati Pamekasan jangan ngapusi rakyak, Janjinya luar biasa, tapi faktanya Nol. Kalau orang Madura menyebut orang seperti Bupati itu "Carpak", Kata Holis. (Mp/fat/kk)