“Kami juga menerapkan pengurangan masa jam pembelajaran, biasanya 45 menit dikurangi menjadi 30 menit hingga 20 menit. Disamping itu menerapkan waktu pembelajaran menjadi 2 shif, serta pengurangan mata pelajaran,” terangnya.

Diawal uji coba pembelajaran tatap muka ini diharapkan semua lembaga dan siswa benar-benar melaksanakan ketentuan yang telah ditetapkan, agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar.

“Kami tidak ingin ada siswa yang sampai terpapar Covid -19, sehingga ada klaster baru dalam pandemi ini,” pungkasnya. (Mp/man/kk)