"Lucunya, selama satu dua hari datang lagi SP1. Apakah Kades Lapa Laok mau main-main dengan hukum ?," tanya dia.
Dia bertekad, akan menyelesaikan masalah tersebut hingga keranah hukum tertinggi.
"Karena kami sangat kecewa dipermainkan seperti ini. Kami bertahan sebagai perangkat Desa, karena kami mengikuti peraturan dan undang-undang yang berlaku saat ini," tegasnya.
Selain Deki, Bisri pun juga tak ingin kalah dalam menyuarakan kebenarannya. Bisri mengaku soal peraturan yang dibuat Pemdes Lapa Laok seakan tak ada harganya.