"Jelas kami sangat merasa sangat kecewa terhadap apa yang dilakukan Kepala Dinas Sumenep, akan tetapi dengan meninggalkan kami pada waktu yang ditentukannya tersebut telah memperjelas ada banyak anomali pada anggaran penanganan Covid - 19 yang dilakukan pihak Dinas Kesehatan. Maka oleh karena kami akan melangkah lebih lanjut," jelasnya.

Sementara itu, Ketua umum LSM JCW Jawa Timur, SAJALI mengatakan, kalau dirinya merasa kecewa dan tidak dihargai.

"Saya ikut serta merasa tidak dihargai dan kecewa kepada Kepala Dinas Kesehatan Sumenep," ungkapnya. (Mp/nir/al/kk)