SUMENEP, Madurapost.id - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS) kembali soroti tambak udang ilegal yang terus beroperasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Kini, mereka gelar audiensi dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sumenep, Di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat.
Mahasiswa berdiskusi bersama Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), dan Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP), serta pihak kepolisian.
Ketua FKMS, Sutrisno, mengaku kecewa dengan hasil audiensi tersebur. Dia menilai bahwa apa yang dibahas dalam forum itu tidak sesuai dengan yang diharapkan.
“Kami harus stop diskusinya, karena dalam forum tersebut kami tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan, hanya berbagai alasan yang kami terima,” kata dia pada awak media, Senin (29/06/2020).