Hadi Sulistyo mengungkapkan, gerakan percepatan tanam padi dilaksanakan pada bulan Juni dan Juli, alasannya pada bulan itu masih ada hujan, sehingga pihaknya menggenjot penanaman dilakukan lebih awal.
“Inilah bentuk kepedulian Gubernur Jawa Timur di wabah Covid-19 supaya seluruh daerahnya melakukan penanaman padi lebih awal,” tuturnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menunjuk sejumlah daerah lain sebagai percontohan percepatan tanam padi di antaranya Kabupaten Jember, Tulungagung, Nganjuk, Ngawi, Bojonegoro dan Kabupaten Tuban.
Selain itu, Kadispertahortbun, Arif Firmanto, menyampaikan terima kasih atas perhatian Gubernur Jawa Timur kepada petani di Sumenep.