“Ada tambahan baru perluasan karena dampak covid-19 ini. Menurut hemat saya, ketika ada KPM penerima BSP yang mau digantikan dipersilahkan, dengan catatan memang orang yang tidak mampu,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya mengaku sering mendapatkan informasi dari masyarakat sebab ada unsur kedekatan dengan pihak Desa, sehingga orang yang benar-benar membutuhkan tidak mendapatkan bantuan.

“Saya sarankan untuk warga melakukan komunikasi dengan Kades," papar Iksan, saat dikonfirmasi Kamis (11/6) lalu dikantornya.

Pihaknya mengharapkan Kades untuk mengusulkan warga menerima bantuan tidak pilih-pilih. Meski dilematis menurutnya, persoalan Desa Dinsos Sumenep belum bisa secara jauh untuk intervensi ke pihak Desa.