Ia juga merasa khawatir apabilan persoalan ini masih berlarut-larut akan menimbulkan gejolak yang besar dari masyarakat dan simpatisan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen.
“Bagi kami ini adalah jihad untuk membela kiai sekaligus ulama kharismatik ini,” pungkas Huda diruang kerjanya. (Mp/ron/kk)