Sebab, kata dia, wabah covid-19 di Sumenep belum final, artinya tidak bisa diakumulasi secara keseluruhan kepada masyarakat telah terserap berapa saja anggaran penanganan covid-19 itu.
"Wabah Covid-19 ini di Sumenep masih berkembang. Khawatir jika di publis, lalu fix, tapi datanya berubah lagi khawatir ada ketidakpuasan dari masyarakat. Sehingga di fix kan dulu. Sekarang masih dirapatkan," ujar dia.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Dinkes Sumenep, Agus Mulyono, menerangkan bahwa anggaran penanganan covid-19 sudah terserap 1,5 miliar.
"Dari 8,4 miliar itu, baru 1,5 miliar yang terserap," singkatnya.