"Madura itu lekat dengan kultur, (Bhappa' Bhappu', Ghuru, Rato). Kalau saya berbicara investasi itu tidak bisa dilihat dari sisi administratif Sumenep saja, tapi Madura secara keseluruhan," tuturnya.
Dia mencontohkan, waduk sebagai kebutuhan air bersih, maka harus ada di Madura yang bisa dibangun. Kemudian, lanjutnya, yang lain seperti di Kepulauan, conectivity, di harus ada pendirian dermaga.
"Saya terakhir di Dinas Perhubungan sudah merencanakan ada bandara di Kangean. Insyaallah itu kalau terus dimaksimalkan, karena bulan-bulan tertentu kapal laut berlayar sementara arus barang dan jasa harus terus bisa melintas. Maka bandara di Kangean harus memang ada," terangnya.
Di sisi berbeda, Achmad Yunus, juga mengakui jika investasi Sumenep memanglah sangat minim.